Menuntut ilmu dan mempelajarinya termasuk bagian dari amalan jihad fi sabilillah yang terbesar.
Abud Darda’ radhiyallahu ‘anhu berkata,
من رأى الغدو والرواح إلى العلم ليس بجهاد فقد نقص عقله ورأيه.
“Barangsiapa yang berpendapat bahwa pergi bolak-balik mencari ilmu (syar’i) itu bukan merupakan jihad, maka sungguh akal dan pikirannya telah berkurang.”
(Jami’ Bayanil ‘Ilmi wa Fadhlihi, no. 159)
![]()